Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR)

Ada yang pernah mendengar tentang Augmented Reality dan Virtual Reality ?

Kedua hal tersebut mungkin dianggap sudah tidak asing lagi bagi kalangan tertentu, yaitu seperti kalangan yang selalu up to date dalam dunia teknologi dan informasi mengenai new media.

Tapi jangan khawatir untuk para bloggers yang belum paham maupun belum mengenal sama sekali tentang Virtual Reality dan Augmented Reality, karena pada postingan ini saya akan mencoba untuk memaparkan sedikit yang saya ketahui mengenai kedua hal tersebut.

Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang AR dan juga VR mengutip dari beberapa sumber yang saya dapatkan, selamat membaca ^_^

Sumber :
- http://www.anneahira.com/artikel-teknik-informatika.html
- http://anisyahputri.blogspot.com/2011/12/augmented-reality.html
- http://ribunni.wordpress.com/2011/11/12/virtual-reality-vs-augmented-reality/

Sumber gambar :
- http://1.bp.blogspot.com/_ZQHZj6Lwz2g/SuSFAzJz0dI/AAAAAAAAADg/lSq2A1-CPSY/s1600-h/sims.jpg

AUGMENTED REALITY

Augmented Reality (AR) adalah penggabungan antara obejek virtual dengan objek nyata. Sebagai contoh, adalah saat stasiun televisi, menyiarkan pertandingan sepak bola, terdapat objek virtual, tentang skor pertandingan yang sedang berlangsung. Menurut Ronald Azuma pada tahun 1997, augmented reality adalah menggabungakan dunia nyata dan virtual, bersifat interaktif secara real time, dan merupakan animasai 3D.

Sejarah tentang augmented reality dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan memapatenkan sebuah simulator yang disebut Sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia claim adalah, jendela ke dunia virtual.

Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya.

Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs, dan menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan dorée Seligmann, memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan Prototype AR.

Pada tahun 1999, Hirokazu Kato, mengembangkan ArToolkit di HITLab dan didemonstrasikan di SIGGRAPH, pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas, mengembangkan ARQuake, sebuah Mobile Game AR yang ditunjukan di International Symposium on Wearable Computers.

Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide, memperkenalkan Android G1 Telephone yang berteknologi AR, tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan FLARToolkit yang merupakan perkembangan dari ArToolkit.

FLARToolkit memungkinkan kita memasang teknologi AR di sebuah website, karena output yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Ditahun yang sama, Wikitude Drive meluncurkan sistem navigasi berteknologi AR di Platform Android. Tahun 2010, Acrossair menggunakan teknologi AR pada I-Phone 3GS.

Bidang-bidang yang pernah menerapkan teknologi augmented reality adalah:

- Kedokteran (Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan augmented reality pada visualisasi penelitian mereka.

- Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan augmented reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.

- Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan augmented reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan augmented reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya.

- Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan augmented reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan augmented reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.

- Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan augmented reality dibutuhkan di dunia robot.

- Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan.

Tujuan AR

Tujuan utama dari sistem Augmented Reality akan berwujud sebagai sebuah kacamata atau proyektor retina yang akan menyediakan tampilan informasi yang relevan, dipetakan ke lingkungan sekitarnya secara realtime.

Misalnya, saat melihat sebuah restoran dengan kacamata Augmented Reality, maka satu panggilan otomatis langsung ke database review atau menu dari website restoran tersebut.

Seorang ilmuwan yang bekerja pada perusahaan farmasi bisa menggunakan kacamata untuk menampilkan model 3D dari berbagai molekul dan menggunakannya untuk memvisualisasikan obat yang lebih baik. Anak mungkin menggunakan jaringan yang terhubung kacamata AR untuk bermain video game kehidupan nyata yang memungkinkan menembakkan "laser" dari tangan mereka, meski kemungkinan agak terbatas.

Augmented Reality bergantung pada kemajuan teknologi miniaturisasi dan komputasi bergerak (mobile computing). Saat ini, teknologi sistem proyeksi yang efektif dan komputer kecil dan cepat masih kurang matang untuk benar-benar dapat membuat antarmuka Augmented Reality yang afektif, walaupun kita sudah semakin dekat pada kesempurnaan dengan riset yang dilakukan terus menerus oleh para ahli.

Purwarupa telah banyak dibuat selama beberapa dekade, tetapi produk utama yang benar-benar layak belum ada. Salah satu teknologi yang menjanjikan adalah proyeksi retina, sehingga kacamata tidak digunakan lagi. Sistem proyeksi retina komersial sebenarnya sudah ada, namun resolusi dan palet warnanya masih sangat rendah.


Augmented Reality saat ini sebenarnya sudah ada dalam bentuk yang belum sempurna. Misalnya, komentator olahraga sering menggunakan pena cahaya untuk "menggambar" di lapangan sepak bola untuk memberikan bantuan visual untuk rekan komentatornya.

Contoh lain yaitu gambar iklan yang sering tampil dilapangan bulutangkis ketika ditayangkan di TV, seakan gambar iklan ini melekat pada lapangan. Gambar iklan sponsor ini terus berganti-ganti selama pertandingan. Ini menunjukkan bukti dari konsep AR meski masih terbatas.

Mungkin untuk sebagian orang istilah AR ini agak asing di telinga. Namun jika melihat contoh-contohnya anda pasti tahu. Teknologi ini salahsatu teknologi luar biasa yang telah dihasilkan oleh peradaban manusia sekarang. Dewasa ini kita mengenal satu dunia yang disebut dunia maya sebagai hasil rekayasa imajinasi manusia.

Dunia maya ini memiliki karakteristik yang menembus batas-batas kenormalan yang ada di dunia nyata. Ini berdasarkan ide kreatif dan pola pikir si pengembang. Dengan kemampuan yang cukup sang develop atau creator mampu menciptakan sebuah dunia virtual yang seharusnya tidak ada menjadi ada.

Berbagai contohnya adalah dunia film animasi, dunia game, dan dunia internet. Lalu bagaimana hubungannya dengan augmented reality? Augmented reality adalah penggabungan dua dunia, yaitu dunia nyata dan dunia maya. Tetapi di sini kita lebih berfokus pada penambahan objek dunia maya pada dunia nyata. Bisa dilihat dari gambar Virtuality Continuum berikut perbedaannya.


Salah satu contoh penggunaannya yang sekarang banyak digunakan adalah sebagai media iklan. Jika kita menonton sebuah pertandingan sepakbola sering telihat iklan pada layar di pinggir lapangan. Sebenarnya iklan itu tidak terjadi secara nyata di stadion tersebut. Hanya penonton televisi saja yang melihatnya. Ini dikarenakan stasiun televisilah yang menambahkan gambar iklan tersebut sebagai obyek maya pada siaran sepak bola yang diterimanya.


Contoh lainnya adalah pada pembuatan film atau siaran acara tv khususnya berita, seperti berita laporan cucaca di mana sanga pembawa acara terlihat seperti berada di atas sebuah peta untuk menunjukkan prakiraan cuaca yang akan disampaikan. Istilahnya adalah layar hijau atau green screen.

Dengan menggunakan latar belakang layar besar berwarna hijau polos, kita dapat mengganti latar belakang tersebut dengan tampilan lain secara digital. Dengan sedikit teknik pengaturan cahaya, kontras, dan warna bisa didapat sebuah gambar yang hampir tidak terlihat bahwa gambar tersebut memiliki unsur dunia maya di dalamnya. Penggunaan augmented reality ini tidak terpengaruh apakah akan digunakan untuk jangka waktu yang akan datang atau secara realtime di saat pengambilan gambar itu juga.


Berkembangnya ponsel pintar yang sangat luar biasa juga mendukung penggunaan AR. Banyak aplikasi yang mencoba menggunakan ide konsep AR sebagai dara pengembangan softwarenya. Dapat dimungkinkan tercipta sebuah teknologi yang mungkin tidak kita sebelumnya dapat dilakukan hanya dengan sebuah ponsel di tangan.

Berbagai game juga dibuat dengan AR. Ini membuat genre atau gamestyle baru yang sebelumnya tidak ada di dunia game. Salah satu software yang menggunakan AR adalah sebuah software yang akan menampilkan informasi yang terkait dengan gambar situasi kota. Informasi tersebut dapat berupa informasi nama jalan, bangunan, adanya sebuah restoran, atau hal lainnya.

VIRTUAL REALITY 

Sebenarnya kita sudah cukup lama mengenal teknologi Virtual Reality ini, namun mungkin kita belum mengetahui bahwa teknologi tersebut termasuk ke dalam Virtual Reality.  Salah satu contoh dari teknologi tersebut ialah video games yang kurang lebih sudah 30 tahun menemani kita untuk keperluan hiburan sejak awal tahun 1970 saat diperkenalkannya pong arcade.

Jadi, bila dikaitkan dengan teknologi, dan dilihat dari arti kata "Virtual Reality" bisa berarti teknologi tersebut mengacu pada simulasi  atau efek sesuatu yang diambil dari dunia nyata dan dibawa ke dalam dunia maya. Atau bisa juga diartikan sebagai teknologi yang mengaitkan objek yang ada di dunia nyata dan kemudian dibawanya atau disimulasikan pada dunia maya (digital).

Virtual reality adalah teknologi yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan simulasi komputer baik berdasarkan objek nyata maupun animasi.

Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil penginderaan, seperti suara melalui speaker atau headphone. Virtual reality disingkat dengan VR yang dapat menciptakan sebuah simulasi dunia tiga dimensi.
Sebagai contoh flight simulator, pesawat dapat dikendalikan oleh user menggunakan sebuah komputer dan menjalankan navigasi penerbangan melalui keyboard.
  

Contoh lain EAgames The Sims, manusia diciptakan dengan komputer begitu juga rumah tempat tinggal manusia tersebut. Kita dapat mengatur tata letak ruang rumah dan perjalanan kehidupan manusia tersebut dengan menggunakan mouse dan keyboard.


VRML merupakan kepanjangan dari virtual Reality Modeling Language. VRML adalah format komputer yang menjelaskan object 3 dimensi statis maupun dinamis dan object multimedia melalui hiperlink seperti text, suara, gambar, dan film.

Contoh dari scene VRML adalah berupa ruang virtual dimana pengguna dapat menggunakan tombol kontrol untuk bergerak di dalam ruangan (atau memindahkan ruang itu sendiri) seolah-olah mereka berjalan dalam ruang nyata. Untuk melihat file VRML,pengguna membutuhkan browser VRML khusus(selain koneksi internet dan sebuah browser web).

Virtual reality sudah banyak mengalami perkembangan dan hal-hal baru yang terjadi. Teknologi ini sudah banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang seperti bisnis, pariwisata, pendidikan, militer, medis, olahraga. Virtual reality merupakan sebuah media yang bisa menghidupkan imajinasi bagi para penggunanya.

Sehingga seolah-olah pengguna merasakan keadaan yang sesunggunya. Bahkan dalam bidang militer Virtual Reality sudah dipakai untuk melakukan latihan perang dan terjun payung. Teknologi bisa lebih menghemat biaya dibandingkan dengan cara konvensional.

Sekian yang saya bisa jelaskan mengenai AR dan VR, and thanks for read :)

Related Articles

1 comments:

  1. The goal of Augmented Reality is to create a system in which the user cannot tell the difference between the real world and the virtual augmentation of it. Today Augmented Reality is used in entertainment, military training, engineering design, robotics, manufacturing and other industries.

    Virtual Reality Canada

    ReplyDelete

Silahkan dicomment ya, dan kalo ada yang mau ditanya silahkan tulis di bawah ini ^_^v

Visitor