Digital Culture

Digital Culture merupakan suatu budaya yang sangat berpengaruh di dalam kehidupan bermasyarakat.Dengan adanya hal tersebut maka orang – orang di masyarakat  akan lebih mengenal kemajuan teknologi terutama di Negara kita ini.Teknologi Informasi telah menyebabkan Bank Mandiritidak ragu untuk menginvestasikan dananya sampai jutaan untuk Teknologi Informasi.Demikian pula dengan perusahaan lainya.
Teknologi informasi yang merupakan penggabungan antara Teknologi Komputer danTeknologi Telekomunikasi (PTI) memberikan kemampuan kepada lembaga, industri atau perusahaan berup
a peningkatan kecepatan waktu pencarian, pengolahan dan distribusiinformasi dari tempat manapun dan ke tempat manapun juga secara signifikan.
Apa yang diberikan oleh Teknologi Informasi tersebut memungkinkan bagi setiap pengambil keputusan untuk dapat melakukan tindakan manajemen strategis secepat mungkin, sepertimemprediksi untungrugi usaha seakurat mungkin, mendeteksi dan mengantisipasi masalahsedini mungkin, serta mengambil keputusan dan mensosialisasikannya secepat mungkin, dengantanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.Era informasi, juga dikenal sebagai usia komputer atau era digital, adalah sebuah ide bahwa usia saat ini akan ditandai oleh kemampuan individu untuk mentransfer informasi secara bebas, dan untuk memiliki akses cepat ke pengetahuan yang akan sulit atau tidak mungkin untuk temukan sebelumnya. Idenya adalah terkait dengan konsep era digital atau revolusi digital, dan membawa konsekuensi dari pergeseran dari industri tradisional bahwa revolusi industri membawa melalui industrialisasi, untuk ekonomi berdasarkan manipulasi informasi, yaitu, sebuah masyarakat informasi .
Era informasi dibentuk dengan memanfaatkan komputer microminiaturization kemajuan, dengan transisi mencakup dari munculnya komputer pribadi pada akhir 1970-an ke internet mencapai massa kritis di awal 1990-an, dan adopsi teknologi tersebut oleh masyarakat dalam dua dekade setelah tahun 1990. Membawa tentang evolusi cepat dari teknologi dalam kehidupan sehari-hari, serta gaya hidup pendidikan, Era Informasi telah memungkinkan komunikasi global yang cepat dan jaringan untuk membentuk masyarakat modern. Era informasi telah berdampak pada tenaga kerja dalam beberapa cara. Pertama, ini telah menciptakan situasi di mana para pekerja yang melakukan tugas-tugas yang mudah otomatis dipaksa untuk mencari pekerjaan yang melibatkan tugas-tugas yang tidak mudah otomatis. Kedua, pekerja dipaksa untuk bersaing dalam pasar kerja global. Terakhir pekerja sedang digantikan oleh komputer yang dapat melakukan pekerjaan lebih efektif dan lebih cepat. Hal ini menciptakan masalah bagi para pekerja dalam masyarakat industri. Perkembangan internet yang semakin hari semakin meningkat baik teknologi dan penggunaanya.
Mempunyai banyak dampak baik positif maupun negative. Untuk yang bersifat positif, banyak manfaat dan kemudahan yang didapat dari teknologi ini, misalnya kita dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dengan e-banking, e-commerce juga membuat kita mudah melakukan pembelian maupun penjualan suatu barang tanpa mengenal tempat. Mencari referensi atau informasi mengenai ilmu pengetahuan juga bukan hal yang sulit dengan adanya e-library dan banyak lagi kemudahan yang didapatkan dengan perkembangan Internet. Tentunya, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi Internet membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang ada. Internet membuat kejahatan yang semula bersifat konvensional seperti pengancaman, pencurian dan penipuan kini dapat dilakukan dengan menggunakan media komputer secara online dengan resiko tertangkap yang sangat kecil oleh individu maupun kelompok dengan akibat kerugian yang lebih besar baik untuk masyarakat maupun negara disamping menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Membatasi pandangan bahwa Internet hanya merupakan media massa, dan hanya menyandarkan pada teori-teori media massa yang telah ada sebelumnya, tetap akan menyisakan masalah ketika memahami aspek-aspek interpersonal yang dihadirkan secara online melalui Internet. Fenomena ini tentu berbeda dengan generasi kita yang lahir sebelum tahun 1980-an. Untuk mencari bahan-bahan informasi berkenaan dengan tugas di sekolah atau kuliah, kita datang ke toko buku atau perpustakaan terlebih dahulu sebelum akhirnya kita menggunakan internet sebagai panduan untuk mencari informasi terkait.
Tidak hanya itu, dengan internet mereka dapat melakukan obrolan-obrolan ringan dengan kawan-kawan mereka, yang sebagian besar malah tidak pernah mereka temui di dunia nyata. Mereka berbagi berbagai hal; perasaan, pengetahuan, gosip, bahkan hal-hal lain yang bersifat remeh-temeh. Dengan kata lain, dengan melakukan update status misalnya, mereka tengah meneguhkan eksistensi mereka di dunia maya. Dan, hal inilah yang dianggap penting bagi mereka

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Silahkan dicomment ya, dan kalo ada yang mau ditanya silahkan tulis di bawah ini ^_^v

Visitor